Category: Uncategorized

  • Brimob Polda Metro Jaya Terima Kunjungan Siswa TK, Edukasi Tugas Polisi di Mako Batalyon B Pelopor.

    Brimob Polda Metro Jaya Terima Kunjungan Siswa TK, Edukasi Tugas Polisi di Mako Batalyon B Pelopor.

    Jakarta – Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya menerima kunjungan edukasi siswa TK Don Bosco II Pulomas di Mako, Selasa (21/4/2026), sebagai upaya mengenalkan tugas kepolisian sejak dini. Rombongan tiba pada pagi hari dan disambut personel, kemudian langsung mengikuti rangkaian kegiatan.

    Para siswa diperkenalkan dengan gerakan baris-berbaris dan yel-yel, dilanjutkan dengan pengenalan seragam, perlengkapan, serta kendaraan taktis yang digunakan dalam pelaksanaan tugas. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak memahami peran kepolisian dengan cara sederhana dan menyenangkan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. “Kami ingin menanamkan pemahaman tentang tugas kepolisian kepada anak-anak secara sederhana, sekaligus membangun kedekatan sejak usia dini,” ujarnya.

    Siswa juga diajak berkeliling menggunakan kendaraan taktis di sekitar mako dan menutup kegiatan dengan sesi foto bersama. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan sehingga anak-anak dapat belajar langsung di lingkungan Brimob.

    Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya lembaga pendidikan, untuk memanfaatkan kegiatan edukasi sebagai sarana pembelajaran di luar kelas yang dapat menumbuhkan disiplin serta pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan bersama.

  • Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya menuju institusi yang profesional, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan ke depan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan kegiatan peresmian pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Jl. Poros Kolaka Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

    Adapun hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:

    • Kabupaten Kolaka: 10 hektar dari PT IPIP di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada (Mako Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Konawe: 8 hektar dari Pemda Konawe di Desa Silea, Kecamatan Onembute (Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Buton Tengah: 10 hektar dari Pemda Buton Tengah di Desa Wakabanguna, Kecamatan Mawasangka (Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor)

    Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung proyek-proyek pembangunan nasional di daerah.

    “Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi di daerah.

    “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

    Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di berbagai daerah.olri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya menuju institusi yang profesional, responsif, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan ke depan.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Markas Komando (Mako) Satuan Brimob di wilayah Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan kegiatan peresmian pertapakan Mako Brimob dan penyerahan hibah lahan.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Jl. Poros Kolaka Kendari, Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

    Adapun hibah lahan yang diterima Polri berasal dari pemerintah daerah dan pihak swasta, dengan rincian sebagai berikut:

    • Kabupaten Kolaka: 10 hektar dari PT IPIP di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada (Mako Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Konawe: 8 hektar dari Pemda Konawe di Desa Silea, Kecamatan Onembute (Mako Kompi 3 Batalyon C Pelopor)
    • Kabupaten Buton Tengah: 10 hektar dari Pemda Buton Tengah di Desa Wakabanguna, Kecamatan Mawasangka (Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor)

    Pembangunan Mako Brimob ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung proyek-proyek pembangunan nasional di daerah.

    “Hibah lahan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan Mako Brimob guna memperkuat kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional di wilayah Kolaka, Sulawesi Tenggara,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi di daerah.

    “Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha adalah kunci. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

    Polri akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan nasional di berbagai daerah.

  • Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

    Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

    Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) sebagai bagian dari agenda Transformasi Polri, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai prioritas nasional, khususnya dalam program penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

    Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Polri secara simbolis menyerahkan dan meresmikan 378 unit rumah subsidi tipe 36 bagi PNPP dan masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara, Selasa (21/4), di Kabupaten Kolaka.

    Adapun rincian perumahan yang diresmikan meliputi:

    • Kalifah Residence, Konawe Selatan: 186 unit
    • Sultra Hills Residence, Kota Kendari: 28 unit
    • Kaba Residence, Kota Kendari: 164 unit

    Program ini menjadi wujud nyata kontribusi Polri dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat—termasuk hunian layak—sebagai prioritas pembangunan nasional.

    Wakapolri menegaskan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri, tetapi juga masyarakat luas.

    “Program perumahan ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden Prabowo sebagai prioritas nasional, khususnya dalam penyediaan 3 juta rumah. Hari ini Polri menyerahkan perumahan tidak hanya untuk PNPP, tetapi juga untuk masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” tegas Wakapolri.

    Berdasarkan data per Januari 2026, jumlah PNPP mencapai 491.808 personel, dengan kondisi kepemilikan rumah sebagai berikut:

    • Sudah memiliki rumah: 355.760 personel (72,4%)
    • Tinggal di rumah dinas: 63.611 personel (12,9%)
    • Belum memiliki rumah: 38.397 personel (7,8%)
    • Berencana tidak membeli rumah: 33.316 personel (6,8%)
    • Berencana tinggal di Wisma Atlet Kemayoran: 724 personel (0,14%)

    Sementara itu, progres pembangunan perumahan Polri Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan capaian yang signifikan:

    • Rencana pembangunan: 15.923 unit
    • Telah terbangun: 10.905 unit (68,4%)
    • Dalam proses pembangunan: 2.881 unit (18,09%)
    • Belum proses pembangunan: 2.137 unit (13,4%)

    Wakapolri menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan hunian merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja dan profesionalitas anggota Polri.

    “Dengan hunian yang layak, anggota dapat bekerja lebih fokus, lebih profesional, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari Transformasi Polri yang berorientasi pada kesejahteraan dan pelayanan publik.”

    Polri akan terus memperluas program perumahan melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta, guna memastikan kesejahteraan anggota dan masyarakat meningkat secara berkelanjutan, serta mendukung keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo sebagai arah utama pembangunan nasional.

  • Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

    Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

    Kolaka, Sulawesi Tenggara — Di tengah kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke Polda Sulawesi Tenggara, dilakukan peresmian 17 jembatan perintis, dengan 2 jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur.

    Peresmian ini merupakan implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan jembatan perintis guna membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Pembangunan jembatan perintis yang diwujudkan Polri di Polda Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik maupun daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

    Jembatan-jembatan ini diproyeksikan melayani lebih dari ±1.200 Kepala Keluarga (KK) atau ribuan jiwa, serta menghubungkan lebih dari 9 desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

    Pembangunan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan konsultasi konstruksi profesional guna memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

    “Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Wakapolri.

    Spesifikasi Jembatan Perintis “Dhira Brata”

    1. Jembatan Dhira Brata 1
    • Lokasi: Desa Sabilambo, Kab. Kolaka
    • Jenis: Jembatan gantung asimetris
    • Panjang bentang utama: 30 meter
    • Lebar: 1,2 meter
    • Kapasitas beban hingga 1,5 ton
    • Diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor
    1. Jembatan Dhira Brata 2
    • Lokasi: Desa Silui, Kec. Ueesi, Kab. Kolaka Timur
    • Panjang 30 meter dan lebar 3 meter
    • Tinggi jembatan dari permukaan air 3 meter
    • Jumlah KK di Desa Silui sebanyak 120 KK
    • Menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta 8 desa lainnya dengan total ±1.100 KK

    Di samping pembangunan 2 jembatan di Kolaka dan Kolaka Timur, terdapat 15 titik jembatan yang telah dipetakan oleh Polres jajaran untuk dilakukan pembangunan dan perbaikan, yaitu:

    1. Polres Konsel: 1 titik (Desa Amohola, Kec. Moramo)
    2. Polres Butur: 2 titik (Desa Kotawo & Desa Marga Karya, Kec. Kulisusu Barat)
    3. Polres Bombana: 1 titik (Desa Tampabulu, Kec. Poleang Utara)
    4. Polres Konut
    5. Polres Kolut: (Kec. Tiwu)
    6. Polres Muna: 2 titik (Desa Kusambi, Kec. Kusambi, Kab. Muna Barat & Desa Bone-Bone, Kec. Batukara, Kab. Muna)
    7. Polres Koltim: 1 titik (Desa Woikondo, Kec. Loea)
    8. Polres Konawe: 1 titik (Desa Lambukoni, Kec. Wonggeduku)
    9. Polres Buteng: 1 titik (Desa Gundu, Kec. Mawasangka Tengah)
    10. Polres Buton: 3 titik (Desa Sumber Sari & Desa Bonelalo, Kec. Lasalimu)

    Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan arahan Presiden dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia.

    “Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegas Wakapolri.

    Peresmian 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, termasuk 2 jembatan “Dhira Brata”, menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan instruksi Presiden untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung, memastikan akses masyarakat semakin terbuka, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

  • Warga Bantu Polisi Ungkap Narkoba, Polres Jakpus Beri Penghargaan

    Warga Bantu Polisi Ungkap Narkoba, Polres Jakpus Beri Penghargaan

    Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat memberikan penghargaan kepada anggota yang sigap menindaklanjuti informasi dari masyarakat hingga berujung pada pengungkapan kasus peredaran narkotika. Apresiasi juga diberikan kepada warga yang berperan aktif menyampaikan informasi awal kepada kepolisian.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian masyarakat dan kesiapsiagaan anggota di lapangan dalam merespons setiap informasi yang masuk.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli dan berani memberikan informasi kepada kepolisian. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi Jaga Jakarta, di mana warga dan kepolisian bergerak bersama menjaga lingkungan dari ancaman peredaran narkotika,” ujar Reynold.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam apel yang dipimpin langsung Kapolres di Lapangan Merah Mako Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan itu dihadiri Wakapolres Metro Jakarta Pusat, pejabat utama, serta para kapolsek jajaran.

    Adapun pemberian penghargaan ini berawal dari pengungkapan peredaran narkotika setelah adanya laporan masyarakat yang diterima polisi. Informasi tersebut kemudian direspons cepat oleh personel Polres Metro Jakarta Pusat hingga pelaku penjualan narkotika yang berkedok usaha ikan hias berhasil diamankan.

    Reynold menegaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kecepatan anggota dalam menindaklanjuti laporan warga. Menurut dia, sinergi seperti itu harus terus diperkuat agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit.

    “Penghargaan ini juga kami berikan kepada anggota yang sigap merespons informasi masyarakat. Kecepatan dan kepekaan personel di lapangan menjadi kunci agar setiap laporan bisa segera ditindaklanjuti secara tepat,” katanya.

    Adapun anggota yang menerima penghargaan yakni Ipda Arief Huda Akbar, S.H., Ipda Bambang Nugroho, S.H., Aiptu Sumindar, Aipda Agustinus Widiarso, dan Bripda Haris Prayogo. Sementara dari unsur masyarakat, penghargaan diberikan kepada Mardiyanto yang dinilai berperan aktif menyampaikan informasi awal kepada kepolisian.

    Bagi Polres Jakpus, semangat Jaga Jakarta tidak hanya menjadi tugas kepolisian. Peran aktif masyarakat untuk berani melapor saat mengetahui adanya dugaan tindak pidana dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat upaya pemberantasan narkotika.

  • Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz

    Sempat Melawan Petugas, Satu Anggota KKB Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz

    Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), berinisial O.E. alias M.E., di Kampung Wuyukwi, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIT.

    O.E. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tertanggal 25 April 2024, terkait kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat dijumpai media (21/4), menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

    “Penindakan dilakukan setelah personel melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujarnya.

    Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan bersenjata yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

    Tindakan dilakukan setelah tim Satgas Ops Damai Cartenz melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target di Kampung Wuyukwi. Saat proses penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, sehingga aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang mengakibatkan O.E. mengalami luka tembak di bagian ketiak sebelah kanan menembus bagian badan belakang kanan.

    Kemudian pelaku berhasil diamankan dan segera dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.

    Terkait hasil penindakan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata.

    “Pelaku berhasil dilumpuhkan dan sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.

    Perlu diketahui bahwa sebelumnya pada tanggal 27 November 2024, O.E. pernah diamankan oleh Satgas Damai Cartenz dalam kasus yang sama, namun bersangkutan melarikan diri saat situasi di lapangan sedang fokus pada penanganan konflik perang suku di wilayah Puncak Jaya.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas menambahkan bahwa aparat terus melakukan evaluasi dan penguatan pengamanan dalam setiap penanganan kasus.

    “Memang yang bersangkutan sebelumnya pernah diamankan, namun berhasil melarikan diri saat situasi penanganan konflik berlangsung. Ke depan, kami terus memperkuat pengamanan dan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata.

    “Penindakan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan terus mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah,” katanya.

    Satgas Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, serta turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat. Satgas akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum secara profesional, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    Saat ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah Puncak Jaya tetap kondusif.

  • Polda Metro Jaya Ungkap Lab Vape Etomidate di Tangerang, Sita Ribuan Cartridge, 380.996 Jiwa Terselamatkan

    Polda Metro Jaya Ungkap Lab Vape Etomidate di Tangerang, Sita Ribuan Cartridge, 380.996 Jiwa Terselamatkan

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Kabupaten Tangerang, Banten. Satu orang tersangka berinisial CK (40), warga negara Malaysia, diamankan.

    Pengungkapan dilakukan pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika. Setelah penyelidikan, polisi menemukan laboratorium yang masih berada dalam satu kawasan apartemen.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan pengungkapan ini mengindikasikan adanya produksi skala besar dengan sasaran peredaran di kalangan remaja perkotaan.

    “Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate, narkotika golongan II yang belakangan marak digunakan kaum remaja perkotaan. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kg, dapat diproduksi hingga sekitar 380.000 cartridge vape,” kata Kombes Ahmad David.

    Dari penggeledahan, polisi menyita 30 liter cairan propilen glikol, serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram, ratusan cartridge siap edar, serta peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, dan timbangan. Polisi juga mengungkap tersangka diduga telah mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum ditangkap.

    “Pembongkaran ini tergolong besar dilihat dari barang bukti yang diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, kami perkirakan 380.996 jiwa yang berpotensi kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba ini” ujar Kombes Ahmad David.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

    “Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika melalui layanan 110. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menyelamatkan generasi bangsa,” kata Kombes Budi Hermanto.

  • Dalam Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jajaran Gelar Patroli Kamtibmas dan Bakti Sosial

    Dalam Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jajaran Gelar Patroli Kamtibmas dan Bakti Sosial

    Jakarta – Polwan Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres menggelar patroli kamtibmas sekaligus bakti sosial di wilayah Jakarta Pusat, Senin (14/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung upaya Polri menjaga keamanan dan mencegah tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kegiatan ini juga dihadiri Direktur PPA PPO Polda Metro Jaya, ibu Kasetum Polda Metro Jaya, bersama ibu Kapolres metro Bekasi dan AKBP Wahyu Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Metro Jaya.

    Patroli itu dipimpin langsung Dir PPA PPO dan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni. Selain menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, jajaran Polwan juga membagikan sekitar 500 paket sembako kepada perempuan pekerja sektor informal, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga pedagang kecil.

    Dalam semangat Hari Kartini, Dir PPA PPO menyampaikan kami ingin menunjukkan bahwa Polwan tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam upaya preventif dan pendekatan humanis kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar terhindar dari aksi tawuran,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa patroli ini akan terus digelar secara rutin sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya

    Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri, dengan menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

    Kapolres Bekasi Kombes Sumarni mengatakan perempuan masa kini adalah sosok tangguh yang tetap berjuang di tengah kehidupan sehari-hari. Karena itu, kehadiran Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi di lapangan disebut sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi.

    “Perempuan hari ini adalah Kartini masa kini. Mereka kuat, mandiri, dan memiliki peran besar dalam keluarga maupun masyarakat. Kehadiran kami bersama Polwan Polda Metro Jaya dan jajaran di sini adalah bentuk dukungan dan apresiasi,” ujar Kapolres.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan patroli dialogis di kawasan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas dan tawuran remaja. Setelah itu, rombongan melanjutkan pembagian sembako kepada komunitas pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga pedagang kecil.

    Kombes Marni menegaskan patroli kamtibmas akan terus dilakukan dengan pendekatan yang tegas namun humanis. “Perempuan bukan berarti lemah. Tetaplah semangat dalam mencari rezeki, dan kita buktikan bahwa perempuan juga bisa,” pungkasnya.

  • Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

    Polri Ungkap 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi dalam 13 Hari

    Jakarta – Bareskrim Polri bersama Polda jajaran kembali mengungkap tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi dalam periode 7 hingga 20 April 2026. Dalam kurun waktu 13 hari tersebut, aparat berhasil mengamankan 330 tersangka di 223 tempat kejadian perkara (TKP).

    Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, didampingi Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta dihadiri sejumlah perwakilan instansi terkait, Selasa (21/4).

    Dalam sambutannya, Wakabareskrim Polri menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional dengan mempertahankan stabilitas harga BBM dan LPG bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah dinamika global.

    Namun, ia menegaskan masih terdapat pihak-pihak yang menyalahgunakan subsidi negara untuk kepentingan pribadi.

    “Modus yang dilakukan antara lain dengan menimbun, memindahkan, mengoplos, memodifikasi tabung, memanipulasi dokumen angkutan, hingga menjual kembali dengan harga industri untuk memperoleh keuntungan berlipat,” ujar Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat.

    “Setiap liter BBM dan setiap tabung LPG bersubsidi yang disalahgunakan sejatinya adalah hak masyarakat kecil petani, nelayan, pedagang, sopir angkutan, dan kelompok rentan lainnya yang dirampas demi keuntungan segelintir pihak,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Polri menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di sektor energi.

    “Siapapun yang terlibat, baik pelaku lapangan, pemodal, penampung, maupun aktor di balik layar, akan ditindak tegas dan diproses hingga tuntas,” lanjutnya.

    Selain pengungkapan terbaru, sepanjang periode 2025 hingga 2026 tercatat sebanyak 65 SPBU terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, dengan rincian 46 perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan 19 masih dalam proses penyidikan.

    Akibat perbuatan para pelaku, negara mengalami kerugian, distribusi energi terganggu, dan masyarakat menjadi korban.

    “Keluhan terkait kelangkaan LPG 3 kg, kesulitan memperoleh solar subsidi, hingga antrean panjang di SPBU menjadi dampak nyata dari praktik ilegal tersebut,” ungkap Wakabareskrim.

    Dalam periode 7–20 April 2026, aparat turut mengamankan barang bukti berupa:

    • 403.158 liter solar
    • 58.656 liter pertalite
    • 8.473 tabung LPG 3 kg
    • 322 tabung LPG 5,5 kg
    • 4.441 tabung LPG 12 kg
    • 110 tabung LPG 50 kg
    • 161 unit kendaraan (R4/R6)

    Kerugian negara pada periode ini diperkirakan mencapai Rp243.069.600.800.

    Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menjelaskan, para pelaku menggunakan berbagai modus dalam menjalankan aksinya.

    “Pembelian berulang BBM subsidi dari berbagai SPBU kemudian ditimbun dan dijual kembali untuk kepentingan industri, penggunaan kendaraan modifikasi dengan tangki besar, penggunaan plat nomor palsu untuk memanipulasi barcode, serta kerja sama dengan oknum petugas SPBU untuk mendapatkan kuota,” jelasnya.

    Sementara untuk LPG, modus yang dilakukan adalah pemindahan isi tabung 3 kg ke tabung non-subsidi.

    “Pemindahan isi tabung gas LPG 3 kg ke dalam tabung 12 kg dan 50 kg, kemudian dijual sebagai LPG non-subsidi,” tambah Brigjen Irhamni.

    Penindakan ini tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri jaringan distribusi ilegal yang terorganisir.

    Polri menegaskan akan konsisten dalam menindak seluruh jaringan penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi, termasuk dengan menerapkan pasal berlapis.

    “Kami memerintahkan kepada seluruh penyidik untuk menelusuri aliran dana dan keuntungan hasil kejahatan dengan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), bekerja sama dengan PPATK,” tegas Wakabareskrim Polri.

    Polri juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kejaksaan Agung RI, PPATK, Puspom TNI, Pertamina, dan SKK Migas.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dan media juga diajak untuk turut berperan aktif dalam pengawasan distribusi energi.

    “Segera laporkan apabila menemukan praktik penimbunan, pengoplosan, modifikasi tabung, penjualan BBM subsidi di atas harga resmi, maupun distribusi LPG 3 kg yang tidak wajar,” imbau Wakabareskrim Polri.

    Menutup pernyataannya, Wakabareskrim Polri menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelaku penyalahgunaan subsidi energi.

    “Tidak ada kompromi terhadap pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Jangan pernah menganggap subsidi negara sebagai celah untuk mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan komitmen tegas dalam pemberantasan praktik ilegal tersebut.

    “Zero Tolerance terhadap mafia BBM dan LPG subsidi. Kalian nekad, kami tindak tegas.”

    Polri memastikan akan terus menegakkan hukum secara tegas, profesional, transparan, dan berkeadilan demi menjaga kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat.

  • Kapolres Metro Bekasi Salurkan 400 Paket Sembako untuk Perempuan Pejuang di Hari Kartini

    Kapolres Metro Bekasi Salurkan 400 Paket Sembako untuk Perempuan Pejuang di Hari Kartini

    Kabupaten Bekasi — Dalam rangka memperingati semangat Hari Kartini, Kapolres Metro Bekasi KBP Sumarni memimpin langsung kegiatan pembagian bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada para perempuan pekerja sektor informal di wilayah Kabupaten Bekasi, Senin hingga Selasa (20–21/4/2026).

    Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, di antaranya Taman Sehati, Botanikal Garden, dan kawasan Kompleks Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, kemudian di hari berikutnya mengitari Lippo Cikarang – Taman Sentosa – Jl. Kh. Mamun Nawari Cibarusah – Jababeka – Balik Ke Mako Polres. Sasaran bantuan diberikan kepada perempuan pengemudi ojek online, petugas kebersihan, serta pedagang kecil yang sehari-hari berjuang membantu perekonomian keluarga.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama dan tim Polwan Polres Metro Bekasi. Kehadiran jajaran kepolisian disambut hangat oleh para penerima bantuan yang merasa diperhatikan atas perjuangan mereka di tengah kerasnya kehidupan sehari-hari.

    Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kaum perempuan yang memiliki peran besar tidak hanya di dalam keluarga, tetapi juga sebagai pencari nafkah.

    “Perempuan adalah sosok tangguh yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial maupun keluarga. Melalui kegiatan ini kami ingin hadir memberikan semangat dan dukungan kepada para perempuan pejuang di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

    Selain menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat dalam momentum penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

    CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi)
    Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Call Center Polres Metro Bekasi di 0813-8399-0086 atau melalui layanan pengaduan resmi yang tersedia selama 24 jam.

    PolresMetroBekasi #HariKartini #KapolresMetroBekasi #PolwanPresisi #BaktiSosial #PerempuanPejuang #CikarangTimur #PolriUntukMasyarakatc