Blog

  • Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

    Bhayangkari Polda Metro Jaya Bagikan 750 Paket Sembako di Bojongsari Depok

    Depok – Bhayangkari Polda Metro Jaya membagikan 750 paket sembako kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026).

    Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya, Ibu Indah Asep Edi Suheri, kepada masyarakat setempat.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Wakapolda Metro Jaya, Ibu Lenia Dekananto Eko Purwono, Ibu Irwasda, Ibu Dirkrimsus, Ibu Kapolres Metro Depok, beserta Bhayangkari Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Metro Jaya.

    Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan kebutuhan pokok. Melalui pembagian sembako tersebut, Bhayangkari Polda Metro Jaya ingin berbagi manfaat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga Bojongsari.

    Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ibu Indah Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga.

    “Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bentuk kebersamaan Bhayangkari dengan warga. Kami ingin terus hadir dan berbagi kebaikan di tengah masyarakat,” ujar Ibu Indah.

    Warga yang menerima bantuan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah Duren Mekar.

    Kegiatan pembagian sembako berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Bhayangkari Polda Metro Jaya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus memperkuat hubungan antara keluarga besar Polri dan masyarakat.

  • Kapolres Metro Depok Dampingi Kapolda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

    Kapolres Metro Depok Dampingi Kapolda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

    Depok – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H. mendampingi Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. dalam kegiatan Peresmian Fasilitas Air Bersih Polda Metro Jaya yang berlokasi di Gang Makam, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

    Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang layak, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

    Peresmian fasilitas air bersih berupa sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari akan ketersediaan air bersih. Kehadiran sarana tersebut menjadi solusi bagi warga untuk memperoleh akses air yang lebih mudah dan berkelanjutan.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran meninjau langsung fasilitas yang telah dibangun dan berinteraksi dengan warga setempat. Kehadiran para pejabat utama Polda Metro Jaya dan Polres Metro Depok mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar warga.

    Melalui program penyediaan fasilitas air bersih ini, Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

    Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program sosial yang bermanfaat dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Polri Presisi untuk Negeri” dalam mewujudkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

  • Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si.: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional

    Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, M.Si.: Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Melampaui Fungsi Keamanan Konvensional

    Jakarta Selatan – Beragam perspektif akademik, kebijakan, dan pengalaman lapangan bertemu dalam kegiatan bedah buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

    Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengulas tantangan, strategi, dan praktik penguatan ketahanan pangan nasional di tengah berbagai dinamika global, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional yang sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo pada hari yang sama untuk menyapa petani dan nelayan.

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” ditulis oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, serta praktik pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

    Melalui pendekatan akademik dan empiris, buku ini memotret bagaimana ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga menyangkut aspek distribusi, tata kelola, pengawasan, hingga stabilitas nasional. Buku tersebut juga menguraikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung agenda swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah, sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pendekatan langsung kepada petani dan nelayan di berbagai daerah.

    Kegiatan bedah buku menghadirkan Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Masdar Hilmy, Ph.D., serta Inspektur Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian drh. Pujo Harmadi, M.P. sebagai penanggap.
    Dalam tanggapannya, Prof. Semiarto Aji Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap buku tersebut yang dinilai berhasil menggambarkan keterkaitan antara aspek produksi, distribusi, pengawasan, dan stabilitas nasional dalam satu kerangka yang utuh. Ia juga menilai peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan pendekatan yang melampaui fungsi keamanan konvensional.

    Menurut Prof. Semiarto, ketahanan pangan harus dipahami sebagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan negara. Ia menilai pengawalan dan pengawasan yang dilakukan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir serta mendukung keberhasilan program pemerintah, terlebih di tengah capaian peningkatan produksi pangan nasional yang terus menunjukkan tren positif.
    Selain itu, Prof. Semiarto mendorong penguatan pendekatan berbasis data, indikator kinerja, dan pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta big data untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian program pangan di masa depan.
    Sementara itu, Prof. Masdar Hilmy menyoroti dimensi moral dan kemanusiaan dalam ketahanan pangan. Menurutnya, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat bukan hanya persoalan ekonomi dan keamanan, tetapi juga bentuk pengabdian negara dalam menjaga kehidupan dan kesejahteraan rakyat.
    Pada kesempatan yang sama, drh. Pujo Harmadi, M.P. mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui penguatan pengawasan, pengawalan, dan pendampingan di lapangan. Ia menilai buku tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan produksi, distribusi, dan stabilitas pangan berjalan secara optimal.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” disusun sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan praktik baik, pengalaman lapangan, dan pembelajaran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

    Melalui kegiatan bedah buku ini, para peserta tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga bertukar gagasan mengenai penguatan kebijakan, tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Forum ini diharapkan dapat diskursus akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan Indonesia.

  • Polda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari Depok, 815 Warga Terbantu

    Polda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari Depok, 815 Warga Terbantu

    Depok – Polda Metro Jaya meresmikan fasilitas air bersih sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026..

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan fasilitas air bersih tersebut dibangun sebagai bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang selama ini mengalami kendala ketersediaan air bersih di wilayah Bojongsari.

    “Fasilitas air bersih ini merupakan wujud kepedulian Polda Metro Jaya kepada masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, sekaligus mendukung kesehatan dan sanitasi lingkungan,” kata kombes Budi.

    Kombes Budi menjelaskan, fasilitas air bersih itu diperuntukkan bagi warga RW 03 yang terdiri dari RT 01 hingga RT 05, serta RW 04 yang terdiri dari RT 01 dan RT 02. Total penerima manfaat diperkirakan mencapai 815 jiwa dan dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tempat ibadah, sarana pendidikan, serta fasilitas umum masyarakat.

    Pembangunan fasilitas tersebut meliputi pengeboran sumur, pemasangan pompa air, pembangunan menara tandon, instalasi jaringan distribusi, kran pelayanan masyarakat, sistem kelistrikan pendukung, hingga penataan lingkungan. “Semoga fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama. Polda Metro Jaya akan terus hadir melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Budi.

  • Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

    Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar ziarah nasional dan tabur bunga secara serentak di lima lokasi pada Rabu (24/6/2026). Kelima titik tersebut yakni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta.

    Dari lima lokasi tersebut, pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud penghormatan Polri kepada para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi negara.

    Prosesi ziarah di TMPN Kalibata berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di monumen utama TMPN Kalibata oleh Wakapolri. Usai upacara, Wakapolri bersama jajaran melanjutkan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.

    Selain di TMPN Kalibata, rangkaian ziarah dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polri sebagai bagian dari tradisi penghormatan institusi kepada para pendahulu, sekaligus momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    Secara keseluruhan, pelaksanaan ziarah nasional dan tabur bunga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini melibatkan sebanyak 1.037 personel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pejabat utama Mabes Polri, Korbrimob Polri, PP Polri, Bhayangkari, serta pegawai negeri pada Polri sesuai pembagian tugas di masing-masing lokasi.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ziarah nasional dan tabur bunga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat makna penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    “Ziarah nasional dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang jasa para pahlawan, meneladani nilai-nilai perjuangan mereka, dan meneguhkan komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Menurut Trunoyudo, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan harus terus menjadi landasan moral bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Memasuki delapan dekade pengabdian, Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Trunoyudo, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat dedikasi, integritas, dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

  • Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

    Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

    PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

    Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

    Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

    Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

    Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

    Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

    Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Penghargaan yang diraih ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Riau mampu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel. Melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem komunikasi publik, Polda Riau dinilai berhasil menghadirkan informasi yang akurat, mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.

    Dengan raihan dua penghargaan sekaligus tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, serta terpercaya di tengah masyarakat.

  • Patroli Perintis Presisi Tim 3 Polres Metro Depok Amankan Sejumlah Pemuda yang Diduga Hendak Tawuran

    Patroli Perintis Presisi Tim 3 Polres Metro Depok Amankan Sejumlah Pemuda yang Diduga Hendak Tawuran

    Depok – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Patroli Perintis Presisi (3P) Tim 3 Polres Metro Depok melaksanakan patroli kewilayahan pada Rabu (24/6/2026) dini hari. Kegiatan yang dipimpin oleh IPDA Iwan Nugraha, S.H. tersebut melibatkan sembilan personel dan dimulai pukul 01.00 WIB.

    Selain melaksanakan razia stasioner, Tim 3P juga melakukan patroli mobile di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Depok. Patroli diawali dengan siaga di kawasan Jalan Raya Tapos guna mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti curas, curat, curanmor (3C), serta aksi tawuran.

    Dari hasil pemantauan di lokasi tersebut, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun aktivitas yang mengarah pada aksi begal dan tawuran. Situasi terpantau aman dan terkendali.

    Selanjutnya, patroli dilanjutkan menuju kawasan Jalan Cilangkap. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sekelompok anak muda yang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor. Tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap rombongan tersebut.

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan indikasi bahwa rombongan pemuda tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran. Untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang lebih luas, Tim 3 Patroli Perintis Presisi segera mengamankan sejumlah pemuda tersebut ke Polres Metro Depok guna dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Depok dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan tawuran yang dapat mengganggu ketertiban umum, khususnya pada jam-jam rawan.

    Polres Metro Depok mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi terciptanya Kota Depok yang aman dan kondusif.

  • Polsek Cimanggis Gelar Razia Stasioner Antisipasi Begal, Sajam, dan Narkoba

    Polsek Cimanggis Gelar Razia Stasioner Antisipasi Begal, Sajam, dan Narkoba

    Depok – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Cimanggis Polres Metro Depok melaksanakan kegiatan razia stasioner dengan sasaran kejahatan jalanan, kepemilikan senjata tajam (sajam), serta peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) mulai pukul 00.00 WIB hingga 02.00 WIB di Jalan Raya Gas Alam, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Razia diikuti oleh 17 personel Polsek Cimanggis dan dipimpin oleh IPDA Budi Waluyo selaku Perwira Pengawas (Pawas) sekaligus Kapospol Kelurahan Tapos.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan dan pengguna jalan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Adapun sasaran utama kegiatan meliputi:

    • Mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi begal;
    • Mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba;
    • Mengantisipasi kepemilikan dan peredaran senjata tajam yang berpotensi digunakan untuk tindak kriminal.

    Kegiatan razia stasioner ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Cimanggis dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan, serta sebagai langkah antisipasi terhadap aksi kriminalitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

    Polsek Cimanggis mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungan sekitar, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kota Depok tetap aman dan kondusif.

  • Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

    Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

    Jakarta Selatan – Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

    Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

    Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

    Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 8 Motor Diduga Balap Liar di Duren Sawit Jakarta Timur

    Brimob Polda Metro Jaya Amankan 8 Motor Diduga Balap Liar di Duren Sawit Jakarta Timur

    Jakarta – Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar di kawasan Jalan Jenderal R.S. Soekanto, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026) dini hari. Tindakan ini dilakukan saat petugas mendapati sekelompok pemuda berkumpul di lokasi yang kerap menjadi titik rawan aktivitas balap liar.

    Saat patroli berlangsung, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang terindikasi akan digunakan dalam aksi balap liar. Delapan sepeda motor kemudian diamankan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai gangguan kamtibmas yang sering muncul pada malam hingga dini hari. Menurutnya, balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.

    “Kami akan terus hadir melalui patroli terpadu untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman tanpa terganggu aksi balap liar maupun tindak pelanggaran lainnya,”ujarnya.

    Seluruh kendaraan yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan aksi balap liar, tawuran, atau gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditangani petugas.