Author: admin

  • Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya

    Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya

    Jakarta — Kapolri memimpin langsung kegiatan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda jajaran yang digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jumat (30/1/2026).

    Kegiatan sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99 tertanggal 15 Januari 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa rotasi dan promosi jabatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Hari ini Bapak Kapolri memimpin langsung serah terima jabatan sejumlah pejabat utama dan Kapolda di jajaran Polri, sebagai tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolri terkait mutasi dan promosi jabatan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo kepada awak media.

    Adapun sejumlah pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan antara lain Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko yang menjabat sebagai Kalemdiklat Polri setelah sebelumnya menjabat Wakil Lemdiklat Polri. Sementara Irjen Pol Andi Rian yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Selatan dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Lemdiklat Polri.

    Selain itu, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat Kadiv Humas Polri kini mengemban tugas sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Jabatan Kepala Divisi Humas Polri selanjutnya diserahterimakan kepada Irjen Pol Johnny Eddizon Isir yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat.

    Untuk wilayah Indonesia timur, Brigjen Pol Alfred Papare yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Tengah kini dipercaya sebagai Kapolda Papua Barat. Sedangkan jabatan Kapolda Papua Tengah diemban oleh Kombes Pol Jeremias Rontini yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Papua.

    Sementara itu, jabatan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri yang sebelumnya diemban Brigjen Pol Bagas Uji Nugroho diserahterimakan kepada Kombes Pol Abas Basuni, S.I.K. Jabatan Kayanma Polri selanjutnya dijabat oleh Kombes Pol Yudi Arkara yang sebelumnya menjabat Kabag Pamwal.

    Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh rangkaian mutasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier personel serta upaya penyegaran organisasi.

    “Melalui mekanisme tour of area dan tour of duty, Polri terus melakukan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pelayanan publik, sejalan dengan tagline Polri untuk Masyarakat,” jelasnya.

    Ia berharap dengan hadirnya pejabat-pejabat baru, kinerja institusi Polri semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Dengan kepemimpinan baru di sejumlah posisi strategis, kami berharap masyarakat dapat merasakan pelayanan Polri yang semakin profesional dan responsif,” pungkas Brigjen Pol Trunoyudo.

  • 54 Rumah Terdampak Banjir di Kebon Pala, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

    54 Rumah Terdampak Banjir di Kebon Pala, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

    Jakarta — Tim SAR Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kesiapsiagaan bencana banjir di wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026). Banjir tersebut berdampak pada sedikitnya 54 rumah warga.

    Kegiatan tersebut berada di bawah pimpinan Kasubdit Patroli Ditpolairud AKBP M. Helmi Wibowo, dengan dukungan perahu karet, skiff boat, dan perlengkapan keselamatan untuk menjangkau rumah warga terdampak banjir.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.
    “Ditpolairud Polda Metro Jaya hadir untuk membantu warga terdampak banjir dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
    “Masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat banjir dapat menghubungi layanan 110 untuk mendapatkan bantuan cepat,” tegasnya.

    Ditpolairud Polda Metro Jaya memastikan personel tetap siaga dan terus memantau perkembangan situasi banjir di wilayah Jakarta Timur.

  • Tim SAR Brimob Polda Metro Evakuasi Ibu-ibu yang Tenggelam di Danau Bekasi

    Tim SAR Brimob Polda Metro Evakuasi Ibu-ibu yang Tenggelam di Danau Bekasi

    Bekasi — Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya dari Batalion D Pelopor menerima laporan orang tenggelam sekitar pukul 14.30 WIB. Merespons laporan tersebut, personel Brimob bergerak cepat ke lokasi kejadian dan bergabung dengan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

    Seorang ibu bernama Siti Nurjanah (43) dilaporkan tenggelam di sebuah danau di wilayah Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam proses pencarian bersama tim SAR gabungan, almarhumah akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

    “Pukul 16.50 WIB korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan (Brimob dan Basarnas) dan kegiatan pencarian dinyatakan selesai,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

    Selain mencari korban tenggelam, personel Brimob juga aktif melakukan operasi kemanusiaan di sejumlah lokasi terdampak banjir. Personel melakukan patroli SAR di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, yang terendam banjir.

    Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak pagi tadi turut menggenangi Perumahan Arafah Village. Aparat Polres Metro Bekasi dan Tim SAR Brimob Polda Metro turun mengevakuasi warga.

    Kombes Henik menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan wujud nyata tugas kemanusiaan Polri, khususnya dalam penanganan bencana alam. Ia juga mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terjalin dalam setiap operasi penyelamatan di lapangan.

    Satuan Brimob Polda Metro Jaya terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, serta segera melapor kepada aparat apabila terjadi situasi darurat di lingkungan sekitar.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya menyiagakan personel Brimob yang memiliki kemampuan SAR untuk mengantisipasi banjir.

    “Merespons situasi banjir di wilayah Bekasi, Bapak Kapolda telah menginstruksikan penebalan personel dari jajaran Satbrimob Polda Metro Jaya ke titik-titik terdalam,” kata Kombes Budi.

    Kombes Budi menambahkan, fokus utama Brimob di lapangan adalah evakuasi darurat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan balita, dengan menggunakan perahu taktis agar seluruh warga dapat segera bergeser ke lokasi yang lebih aman.

  • Haedar Nashir Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Relevan dengan Semangat Reformasi

    Haedar Nashir Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Tak Relevan dengan Semangat Reformasi

    Semarang — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menilai wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu tidak relevan dengan arah reformasi nasional yang telah dijalani Indonesia sejak 1998.

    Hal tersebut disampaikan Haedar usai menghadiri kegiatan di Universitas Muhammadiyah Semarang, Kamis (29/1/2026) malam.

    Menurutnya, reformasi yang telah berlangsung lebih dari dua dekade justru menempatkan institusi-institusi strategis negara secara langsung di bawah Presiden.

    “Indonesia sudah 20 tahun lebih menjalani reformasi dengan segala risiko dan capaian pentingnya. Salah satu hasil reformasi 1998 adalah menempatkan institusi-institusi penting langsung di bawah Presiden,” ujar Haedar.

    Ia menegaskan, daripada kembali mengubah struktur kelembagaan, bangsa ini seharusnya fokus pada penguatan dan konsolidasi reformasi yang sudah berjalan. Perubahan struktural dinilai berpotensi menimbulkan persoalan baru yang tidak substantif.

    Muhammadiyah, lanjut Haedar, berpandangan bahwa berbagai persoalan yang muncul di institusi negara, baik Polri, TNI, maupun lembaga pemerintahan lainnya, lebih tepat diselesaikan melalui reformasi internal.

    “Kalau ada masalah di Polri, TNI, atau komponen negara lainnya, lebih baik dilakukan reformasi dari dalam. Itu jauh lebih substantif,” tegasnya.

    Haedar juga menilai keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menetapkan Polri tetap berada di bawah Presiden sejalan dengan platform dan semangat reformasi nasional sejak 1998.

    Ia meyakini pandangan tersebut juga dianut oleh berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya, yakni mendorong penguatan reformasi internal sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

    “Pandangan ormas-ormas itu pada umumnya mendorong reformasi dari dalam sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi,” pungkas Haedar.

  • Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan Personel dan Salurkan 500 Paket Makanan untuk Korban Banjir di Teluk Pucung

    Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan Personel dan Salurkan 500 Paket Makanan untuk Korban Banjir di Teluk Pucung

    BEKASI KOTA – Merespons kiriman air dari hulu (Bogor) yang menyebabkan luapan sungai di wilayah Bekasi, jajaran Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota bergerak cepat melakukan monitoring dan aksi kemanusiaan di titik terdampak banjir. Pada Kamis (29/01/2026) siang, petugas menyisir kawasan Kp. Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, yang mulai tergenang air cukup tinggi.

    Kegiatan pemantauan dan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu, S.H., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Pucung, Aiptu Sumarwanto, serta bekerja sama dengan tim Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Teluk Pucung.

    Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K M.H, melalui Kasat Samapta menjelaskan bahwa kondisi air di lokasi, khususnya RT 06 dan RT 07 RW 02, telah mencapai ketinggian yang signifikan. “Berdasarkan pantauan di lapangan pukul 11.00 WIB, ketinggian air terpantau mencapai 150 cm. Sebanyak 100 KK tercatat terdampak langsung oleh luapan air ini,” ujar Kompol Hotman Hutajulu.

    Meskipun debit air cukup tinggi, sebagian besar warga memilih untuk tetap bertahan di lantai dua rumah mereka dan belum bersedia dievakuasi ke pengungsian. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri memastikan kebutuhan logistik warga yang terjebak banjir tetap terpenuhi.

    “Sebagai bentuk kepedulian, Sat Samapta bersama tim SPPG menyalurkan bantuan sosial berupa 500 bungkus nasi siap saji kepada warga terdampak. Kami ingin memastikan warga tetap mendapatkan asupan makanan di tengah kondisi darurat ini,” tambah Kasat Samapta.

    Selain membagikan makanan, personel Samapta juga menyiagakan peralatan evakuasi di sekitar lokasi guna mengantisipasi jika terjadi kenaikan debit air sewaktu-waktu. Petugas di lapangan terus memberikan imbauan agar warga tetap waspada terhadap arus listrik dan selalu berkoordinasi dengan petugas jika memerlukan evakuasi medis maupun barang.

    Situasi di lokasi hingga saat ini terus dipantau secara ketat oleh jajaran Sat Samapta dan Polsek Bekasi Utara untuk memastikan keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama.

  • Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Berdasarkan Rekomendasi ADTT

    Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Berdasarkan Rekomendasi ADTT

    Jakarta — Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman berdasarkan rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

    ADTT tersebut dilakukan pada 26 Januari 2026 terkait penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025.

    Dalam audit tersebut, ditemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan di masyarakat serta berdampak pada menurunnya citra Polri.

    Hasil sementara ADTT telah digelarkan pada 30 Januari 2026. Dalam gelar tersebut, seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan Kapolresta Sleman untuk sementara waktu hingga pemeriksaan lanjutan selesai dilaksanakan.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa langkah penonaktifan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas institusi.

    “Penonaktifan sementara ini dilakukan semata-mata untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jum’at (30/1).

    Sebagai tindak lanjut dari rekomendasi ADTT tersebut, Polda DIY merencanakan pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang akan dipimpin langsung oleh Kapolda DIY pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di ruang rapat Kapolda DIY.

  • Unit Reskrim Polsek Cimanggis Amankan Pelaku Pencurian dengan Pemberatan di Ruko Mekarsari

    Depok – Unit Reskrim Polsek Cimanggis berhasil mengamankan satu orang yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025 sekira pukul 21.00 WIB, bertempat di Jl. Raya Bogor KM.30, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

    Korban dalam peristiwa ini adalah Dellyanto, sementara terduga pelaku berinisial ET.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga masuk ke dalam ruko milik korban dengan cara melompat pagar, kemudian merusak gembok pintu, dan mengambil uang yang tersimpan di dalam lemari kamar. Pelaku juga mencongkel brankas menggunakan obeng dan mengambil isi di dalamnya berupa logam mulia.

    Kejadian tersebut diketahui bermula pada Jumat, 26 Desember 2025, saat korban mendapat informasi dari istrinya bahwa uang yang disimpan di dalam lemari baju di lantai 3 ruko telah hilang. Atas kejadian tersebut, korban kemudian memasang kamera pengawas (CCTV).

    Pada 31 Desember 2025, saat korban sedang berada di luar rumah, ponsel miliknya yang terhubung dengan CCTV menerima notifikasi dan memperlihatkan rekaman seorang pria masuk melalui lantai 4, kemudian turun ke lantai 3 dan masuk ke kamar. Sekitar 20 menit kemudian, pelaku terlihat keluar dari kamar tersebut.

    Setelah melihat rekaman CCTV, korban segera pulang dan melakukan pengecekan ke kamar, dan mendapati logam mulia yang tersimpan di dalam brankas telah hilang.

    Selanjutnya, pada Jumat, 2 Januari 2026 sekira pukul 02.00 WIB, terduga pelaku berhasil diamankan oleh saksi dan kemudian dibawa ke Polsek Cimanggis untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

    Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

    1 (satu) buah mesin gerinda

    1 (satu) buah hoodie warna hitam (pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi)

    2 (dua) buah obeng

    1 (satu) buah flashdisk berisi rekaman CCTV

    Uang tunai sebesar Rp21.900.000 (dua puluh satu juta sembilan ratus ribu rupiah) yang merupakan sisa hasil penjualan emas

    Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cimanggis guna proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Agum Gumelar ke Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden

    Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI–Polri (PEPABRI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia Penegasan tersebut disampaikan kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026.

    Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan para senior Polri dan PEPABRI. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus mempercepat Transformasi Polri yang berkelanjutan.

    “Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi utama dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan profesionalisme personel,” tegas Wakapolri.

    Langkah Nyata Wakapolri Dorong Transformasi Polri

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dan terus dilakukan untuk mendorong transformasi menyeluruh di tubuh Polri, antara lain:

    1. Penguatan SDM dan Pendidikan
      Pembenahan sistem rekrutmen yang transparan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan karier berbasis kompetensi. Dalam waktu dekat, Polri akan membentuk Pusat Studi Kepolisian di 74 perguruan tinggi di seluruh Indonesia guna memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan ilmu kepolisian.
    2. Transformasi Kultural dan Etika Profesi
      Penguatan pembinaan mental, etika profesi, dan keteladanan pimpinan guna menanamkan nilai humanis, responsif, dan berintegritas kepada seluruh personel.
    3. Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas
      Peningkatan sistem pengawasan internal dan eksternal untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik.
    4. Modernisasi Sarana dan Prasarana
      Modernisasi fasilitas operasional, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sistem pendukung tugas kepolisian.
    5. Transformasi Digital
      Percepatan digitalisasi layanan publik, pengawasan, dan manajemen organisasi guna menghadirkan Polri yang modern, adaptif, dan efisien.
    6. Penguatan Fungsi Operasional
      Peningkatan kualitas Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat.

    Wakapolri menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan komitmen nyata Polri dalam menjawab harapan Presiden dan masyarakat.

    “Transformasi Polri adalah proses berkelanjutan. Dengan dukungan para senior, purnawirawan, dan seluruh elemen bangsa, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

  • Kapolri MoU dengan PT Pupuk Indonesia Terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan peresmian proyek revamping ammonia pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penekenan MoU terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia.

    “Alhamdulillah hari ini di samping kami dapatkan undangan mendampingi Ketua dan pak Mentan melaksanakan peresmian revamping yang dilaksanakan di PT Kaltim artinya negara bisa melaksanakan efisiensi khususnya dalam produksi pupuk sebesar 10 sampai 16 persen,” kata Sigit di Bontang, Kaltim, Kamis (29/1/2026).

    Sigit mengungkapkan, Polri dan PT Pupuk Indonesia juga melakukan nota kesepahaman terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia. Hal itu dilakukan agar penyubur tanaman tersebut bisa tepat sasaran ke para petani.

    “Kami melaksanakan penandatanganan MoU untuk pendistribusian pupuk. Sehingga pupuk betul-betul bisa tepat sasaran sampai di masyarakat petani yang membutuhkan,” ujar Sigit.

    MoU ini, kata Sigit juga diharapkan proses distribusi pupuk bisa tepat waktu. Mengingat, apabila dalam proses penyaluran terjadi keterlambatan maka secara nasional akan membuat kerugian senilai ratusan triliun.

    “Harapan kita sampai tepat waktu, karena tadi disampaikan bahwa keterlambatan satu minggu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan apabila dinasionalkan itu merugikan seratu triliun,” ucap Sigit.

    Lebih dalam, Sigit menegaskan, dengan tertibnya proses distribusi pupuk tersebut, maka diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para petani. Sehingga, kata Sigit hal itu bisa menghasilkan swasembada pangan, sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Disatu sisi produktivitas akan berkurang ini yang menjadi perhatian kita. Sebagaimana arahan Pak Presiden kita sedang membuat road map ke depan selain wujdukan swasembada pangan ke depan kita betul-betul bisa wujudkan indonesia menjadi salah satu negara menjadi lumbung padi dunia,” tegas Sigit.

    Oleh karena itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk maksimal dan optimal dalam mengawal proses distribusi pupuk di seluruh wilayah Indonesia.

    “Kami dari jajaran Polri berterima kasih dan kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan seluruh jajaran untuk ikut mengawal terkait distribusi pupuk sehingga tepat sasaran produktivitas petani juga betul-betul optimal dan pencapaian peningkatan swasembada pangan sebagaimana ditarget pak Presiden betul-betul bisa berjalan dengan maksimal,” tutup Sigit.

  • Sinergi TNI-Polri: Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

    ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1). Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi sasaran fisik pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna.

    ​Kunjungan ini difokuskan pada dua fasilitas publik vital, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Kehadiran para pimpinan tertinggi lintas angkatan ini bertujuan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal agar layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat segera pulih.

    ​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, melainkan representasi kuat dari hadirnya negara di tengah kesulitan masyarakat.

    ​”Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (29/1).

    ​Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga setempat dan menyerahkan bantuan sosial. Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang beberapa waktu lalu.

    Trunoyudo menambahkan bahwa interaksi antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang mendalam bagi para calon perwira.

    ​”Selain peninjauan, rombongan juga menyerahkan bantuan serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat,” pungkasnya.

    ​Hingga saat ini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa-sisa material banjir sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.